ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP BERDASARKAN TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)
Abstract
Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator penting dalam menunjang kesehatan dan kemampuan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Subjek penelitian adalah 60 siswa SMP yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 13–15 tahun yang terdiri dari lari 50 meter, gantung angkat tubuh, baring duduk (sit-up), loncat tegak (vertical jump), dan lari 1000 meter. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori sangat baik sebesar 8%, kategori baik 32%, kategori sedang 45%, kategori kurang 12%, dan kategori sangat kurang 3%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar tingkat kebugaran jasmani siswa SMP berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik dan pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa..
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2017). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bompa, T. O. (2009). Theory and Methodology of Training. Champaign: Human Kinetics.
Budiwanto, S. (2012). Metodologi Latihan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Depdiknas. (2010). Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Jakarta: Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.
Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Harsono. (2015). Kepelatihan Olahraga: Teori dan Metodologi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Lutan, R. (2001). Pendidikan Kebugaran Jasmani: Orientasi Pembinaan di Sepanjang Hayat. Jakarta: Depdiknas.
Mahendra, A. (2017). Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI.
Nurhasan. (2001). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sudjana, N. (2016). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sukadiyanto. (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: FIK UNY.
Widiastuti. (2015). Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Wiarto, G. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Winarno, M. E. (2013). Metodologi Penelitian dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang.
Fox, E. L., Bowers, R. W., & Foss, M. L. (1993). The Physiological Basis of Physical Education and Athletics. Dubuque: Wm. C. Brown Publishers.
Giriwijoyo, S. (2017). Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). Bandung: Remaja Rosdakarya.
DOI: http://dx.doi.org/10.36764/jc.v10i1.1901
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional












