PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS V UPT SDN 064967 MEDAN

Tina Sheba Cornelia Sitompul, Dewi Afriany Susanti, A`AT Br Barus, Nada Adelina

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler terhadap kedisiplinan siswa kelas V di UPT SDN 064967 Medan. Penelitian dilakukan pada 25 siswa yang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket kedisiplinan, dokumentasi, serta wawancara dengan guru pembina dan wali kelas. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 20 siswa (85,5%) mengikuti kegiatan ekstrakurikuler secara aktif, sementara 5 siswa (14,5%) tergolong kurang aktif. Nilai rata-rata kedisiplinan siswa berdasarkan angket adalah 80,2 yang berada dalam kategori “Disiplin”. Analisis statistik menggunakan korelasi Product Moment Pearson menunjukkan bahwa r_hitung sebesar 0,65 lebih besar dari r_tabel 0,362 pada taraf signifikansi 0,06, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler dan kedisiplinan siswa. Koefisien determinasi sebesar 45,15% menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memberikan pengaruh cukup kuat terhadap peningkatan kedisiplinan, sedangkan 54,85% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil observasi dan wawancara mendukung temuan tersebut, di mana siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menunjukkan peningkatan dalam kehadiran, kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, serta tanggung jawab terhadap tugas. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler terbukti berperan penting dalam membentuk kedisiplinan siswa sekolah dasar.


Keywords


Ekstrakurikuler, Kedisiplinan Siswa, Pembentukan Karakter

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Dewey, J. (1938). Experience and Education. New York: Macmillan.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasibuan, M. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2013). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2009). Menjadi Guru Profesional.

Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Piaget, J. (1932). The Moral Judgment of the Child. London: Routledge & Kegan Paul.

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. New York: Macmillan.

Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler

pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher

Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.36764/jc.v10i1.1872

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional